Home / ACEH / UIN Kerjasama dengan Unsyiah dan IAIN Perkuat Kepustakaan

UIN Kerjasama dengan Unsyiah dan IAIN Perkuat Kepustakaan

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) menjalin kerjasama bidang perpustakaan dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Malikussaleh Lhokseumawe. Kesepakatan kerjasama ini diwujudkan dalam penandatangan MoU ketiga perguruan tinggi tersebut yang berlangsung di Gedung Aula Biro Rektor UIN Ar-Raniry dan dihadiri oleh para dekan dan wakil dekan dari ketiga kampus tersebut, Senin, 13 Maret 2017.

Penandatanganan naskah kerjasama dilakukan oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr Farid Wajdi Ibrahim MA, Rektor IAIN Malikussaleh Dr Hafifuddin, M. Ag dan Rektor Unsyiah yang diwakili oleh Dr Nazamuddin, Wakil Rektor IV bidang Kerjasama.

Adapun ruang lingkup kerjasama memperkuat kepustakaan meliputi antara lain kesepakatan untuk melakukan kerjasama dalam hal manajemen perpustakaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) Perpustakaan melalui seminar, workshop, dan penelitian.

Selain itu, kesepakatan kerjasama juga mencakup pelatihan dan peningkatan publikasi, saling memanfaatkan sumber daya koleksi dan pengembangan koleksi.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim, MA dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya kerjasama Unsyiah dan UIN sudah lama terjalin, banyak ketua prodi di UIN yang berasal dari Unsyiah. Begitu juga dengan IAIN Malikussaleh yang baru berubah dari STAIN.

“Lembaga ini bukan tujuan, melainkan alat untuk mendongkrak ketertinggalan Aceh. Rangking Aceh saat ini berada jauh dibawah rata-rata nasional. Ini adalah kondisi darurat. Tapi dengan modal yang kita miliki, sebenarnya insya Allah kita meloncat, bukan hanya berlari kencang,” ujar Prof Farid.

Sementara itu, Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr Hafifuddin, M.Ag dalam sambutannya mengatakan, ketika Aceh memiliki banyak kekhususan, maka sudah seharusnya Aceh memiliki banyak SDM khusus. Dan oleh sebab itu kita buat kerjasama dengan UIN

“Ke depan guru-guru, terutama guru agama harus ditingkatkan kualitasnya. Kualitas guru harus seiring dengan perkembangan zaman, “ katanya.

Hafifuddin juga menjelaskan, kerjasama antara IAIN-UIN dan Unsyiah harus ditingkatkan, karena IAIN Lhokseumawe sendiri masih sangat baru. Oleh sebab itu, kata Hafif, kami perlu pembinaan dan pendidikan. IAIN Malikussaleh kata Hafifuddin berharap bisa berjalan di belakang UIN dalam mencetak kader-kader unggul.

Selain rektor UIN Ar-Raniry, rektor IAIN Malikussaleh dan Wakil Rektor Unysiah, hadir dalam penandatangani MoU ini wakil rektor UIN bagian kerjasama Prof Dr Syamsul Rijal, Kasubbag Humas UIN Jalaluddin, S.Ag, M.Pd, para dekan dan wakil, rombongan dari Unsyiah dan IAIN Malikussaleh, termasuk kepala Pustaka Unsyiah.