Home / ACEH / Sail Sabang Promosikan Industri

Sail Sabang Promosikan Industri

Sabang (Muhammad Fadhil/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, SABANG – Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) menyampaikan, acara Sail Indonesia ke-5 di Sabang, Aceh, 1-7 Desember 2017 sarana untuk mempromosikan industri pariwisata daerah tersebut ke dunia internasional.

“Sail Sabang ini acara nasional dan akan dihadiri ribuan wisatawan lokal dan mancanegara. Selain itu kegiatan ini sarana mempromosikan industri pariwisata ke dunia internasional,” kata Kepala BPKS Sabang Fauzi Husin di Pelabuhan Balohan, Sabang, Kamis, 2 Maret 2017.

Menurutnya, acara Sail Sabang dengan ketua umumnya langsung dijabat oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Ketua Hariannya Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dadang Rizki Ratman.

Kepala BPKS Sabang juga menyampaikan, untuk mengantispasi lonjakan wisatawan ketika berlangsungnya acara Sail Sabang, Kementerian Pariwisata akan mendatangkan dua Kapal Pelni dan masing-masing kapal tersebut memiliki 50 kamar.

“Menteri Pariwisata sudah melakukan koordinasi dengan PT Pelni (Persero) dan rencananya dua kapal akan merapat ke Sabang untuk mengantispasi lonjakan kunjungan wisatawan ketika berlangsungnya acara tersebut,” ujar Kepala BPKS Sabang.

“Saya sudah pernah naik Kapal Pelni, di dalam kapal itu ada sekitar 50 kamar, kapasitasnya dari dua-enam orang  per kamar,” sebut Fauzi.

Asisten II Pemerintah Aceh yang membidangi Keistimewaan Ekonomi dan Pembangunan Zulkifli HS menyampaikan, berkenaan dengan Sail Sabang pemerintah setempat harus memastikan ketersediaan fasilitas transportasi yang memadai, energi listrik tercukupi dan air bersih terpenuhi.

“Ketiga ini kebutuhan primer para wisatawan, selain itu juga makanan dan kebutuhan lainnya juga harus dipersiapkan dari sekarang agar kebutuhan para wisata terpenuhi,” kata Mantan Plt Walikota Sabang itu.

Mantan Kepala Bappeda Provinsi Aceh dan Mantan Kepala Bappeda Kota Sabang juga menyatakan, berbicara industri pariwisata di Aceh, daerah kepulauan paling ujung barat Indonesia menjadi barometer dalam pengembangan industri pariwisata.

Untuk itu, ia berharap pemerintah setempat fokus mengembangkan berbagai fasilitas infrastruktur pendukung pariwisata menyambut Sail Sabang, 1 sampai dengan 7 Desember 2017.

“Industri pariwisata merupakan usaha jasa dan kita sebagai penyedia jasa harus memberikan pelayanan prima kepada setiap para wisatawan yang berkunjung agar mereka nyaman dan aman ketika berlibur ke Sabang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, ketersedian fasilitas akomodasi seperti hotel di lokasi wisata sebagai salah pendukung utama juga harus memadai.

“Pemerintah setempat melalui Dinas Pariwisata harus mendorong pengusaha hotel, home stay, cotagge dan sejenisnya agar parawisatawan mendapat pelayanan terbaik dan yang sudah pernah berkunjung mau kembali lagi berlibur ke Sabang,” tuturnya.**(Antara)