Home / BERITA TERBARU / Serunya Debat Agus, Ahok dan Anies soal Solusi Macet Jakarta

Serunya Debat Agus, Ahok dan Anies soal Solusi Macet Jakarta

Foto: Ilustrasi: Zaki Alfarabi

KLIKKABAR.COM, JAKARTA- Debat kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta berlangsung seru di Bhirawa Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Ketiga pasangan yakni: Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno saling memaparkan program mereka.
Salah satu adu gagasan mereka adalah soal bagaimana solusi mereka mengatasi kemacetan di Jakarta?

Cagub Anies yang mendapat giliran pertama akan menyediakan kendaraan publik massal. Bersama Sandiaga Uno, Anies akan memberikan pelayanan transportasi hingga ke perumahan-perumahan warga. Hal ini, kata Anies, belum dijalankan oleh pemimpin sebelumnya. Yang dimaksud Anies adalah Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Ahok-Djarot.

Anies dan Sandi akan membuat semua moda transportasi di Jakarta saling terintegrasi. “Problem kemacetan di Jakarta terjadi karena kita mayoritas menggunakan kendaraan pribadi, maka solusinya kendaraan publik massal. Arahnya penggunaan Busway, Mini Bus dan angkot yang akan kita bangun adalah sistem terintegrasi,” kata Anies dalam sesi debat Cagub-Cawagub DKI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat¬†27 Januari 2017.

Cagub Agus Yudhoyono mengatakan, masalah kemacetan mestinya tidak membuat skeptis dan frustasi. Memang menurut dia saat ini angka pertumbuhan jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan. Sehingga kepada warga Jakarta harus diberikan insentif yang tepat.

“Kita harus berikan insentif yang tepat. Kami juga akan kedepankan pola hidup sehat. Kita ingin membangun jalur sepeda dan berikan insentif untuk pejalan kaki,” kata Agus.

Ahok membantah pernyataan Anies saat diberikan kesempatan untuk menjawab. Menurut Ahok, Anies tidak membaca program Pemprov DKI di bawah kepemimpinan dia bersama Djarot.

“Mungkin Paslon nomor 3 tidak membaca, kami tahun lalu meluncurkan 53 trayek baru, tahun depan 77 trayek masuk ke perumahan-perumahan. Hampir semua bus kami beli dari dalam negeri,” kata Ahok.(detik.com)