Home / ACEH / Harga Cabai Melonjak Tinggi, Menko Perekonomian Sebut Karena Hujan

Harga Cabai Melonjak Tinggi, Menko Perekonomian Sebut Karena Hujan

Foto: Cak Riau

KLIKKABAR.COM – Harga cabai, khususnya cabai rawit merah, sedang melambung. Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, naiknya harga cabai karena pengaruh hujan yang terlalu lama.

“Harga cabai memang sedang naik. Kenapa? ya karena musimnya terlalu banyak hujan,” kata Menko Perekonomian yang didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo saat jumpa pers di Hotel JW Marriott Surabaya, Sabtu 7 Januari 2016.

“Anda tahu, kalau airnya banyak, cabai itu mudah kena jamur,” ujarnya sambil menambahkan, mungkin petani cabai yang memiliki lahan setengah hektar, hasilnya sekitar sepertiga atau seperempat.

“Apa yang terjadi kalau produksinya turun, pasti harganya naik. Anda mengharapkan harga cabai turun segera ke Rp 30.000-Rp 40.000, ya susah juga,” katanya.

“Diapakan untuk mengatasinya? Mengatasi ini jangan pula anda mengatakan cari impor, nanti dulu. Masih ada daerah yang hujannya tidak terlalu banyak,” katanya.

Pengaruh cuaca yang tidak stabil dampaknya jelek bagi produksi tanaman. Ia mencontohkan Korea Selatan yang beberapa tahun lalu pernah terkena dampak perubahan cuaca menyebakan produksi sawi-nya tidak bagus.

“Jadi maksud saya, sesuatu terjadi karena kelainan cuaca jangan digeneralisir. Tidak usah didramatisir lain-lain,” jelasnya.

Dalam jangka waktu menengah dan jangka panjang, kata Darmin, yang harus dilakukan adalah riset atau penelitian, agar cabai tidak terserang jamur.

“Ini mungkin ke depan yang harus dilakukan bahwa, ada perlu riset untuk mencegah berkembangnya jamur itu. Kalau jamurnya bisa ditahan, maka yang rontok dan busuk itu bisa berkurang,” tandasnya. (detik)