Home / BERITA TERBARU / [Opini] Hoax dan Masa Depan Dunia Komunikasi

[Opini] Hoax dan Masa Depan Dunia Komunikasi

(Ilustrasi/Okezone)

(Ilustrasi/Okezone)

Oleh : Aziz Abdi

Pesatnya kecanggihan teknologi saat ini, sebuah berita dengan mudah menyebar dan cepat diterima masyarakat. Namun kemudahan akses ini kerap disalahgunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita bohong atau palsu demi kepentingan pribadi atau tujuan tertentu tanpa memikirkan kerugian dari pihak lain.

Hingga kini, mungkin sudah ada ribuan berita hoax yang disebarkan melalui sosial media. Kontemporer berita yang aktual dalam komunikasi sudah tervirus oleh hoax. Daruratnya keadaan seperti ini, minusnya keadaban informasi, yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dengan hadirnya hoax dalam sistem informasi, menyebabkan perkembangan komunikasi sekarang sangat meresahkan berbagai kalangan. Memang kabar berita yang tidak jelas asal-usul, bisa menimbulkan bermacam persepsi.

Keresahan pun terjadi di masyarakat akibat berita-berita yang berawal dari hoax ini. Semakin hari, masyarakat dipaksa terbelah menghadapi wacana yang tidak jelas. Semua terjadi karena tidak mampunya media melakukan peliputan yang kredibel dan menyajikan berita sekadarnya demi pembaca yang banyak. Perkembangan citizen yang sangat marak di media sosial untuk mempublikasikan berita tidak jelas sumbernya, dapat menghilangkan citra dari sesuatu kasus diinformasikan.

Berbicara mengenai hoax, tentu tidak terlepas dari perkembangan dunia komunikasi dan juga kehidupan masyarakat. Maka manusia pun mengembangkan bentuk-bentuk teknologi komunikasi yang membantu manusia untuk mendapatkan informasi secara efektif.

Sesalnya, persebaran hoax ini menjadi tidak terkendali dan menjadi wacana liar setelah media arus utama melakukan postingan terhadap sajian-sajian berita. Berita-berita yang beredar bahkan tidak sedikit yang hanya memuat sumber tidak jelas seperti sebaran berita dan status-status soal kebohongan informasi di media sosial. Media, dalam hal ini justru membuat wacana berkembang semakin liar karena tidak memperdulikan kaidah kode etik jurnalistik yang baik dan benar.

Pembuatan informasi maupun berita hoax, bukan baru terjadi sekarang ini saja, tapi sudah terjadi sejak kala dulu. Ajaibnya, berita hoax yang tidak jelas diketahui sumbernya, justru mudah sekali menyebar, sehingga membuat berita itu menjadi terkenal. Bahkan tidak sedikit yang menganggapnya menjadi benar.

Masa dulu, propaganda informasi hoax, hanya lewat selebaran sunyi atau gosip dari mulut ke mulut saja, dan tidak diketahui siapa yang pertama kali menyebarkan. Karena biasanya koran atau media yang kredibel, tidak mau sembarangan membuat berita, tanpa mendapat konfirmasi yang secara jelas dari pihak yang terkait terlebih dahulu.

Bagaimana dengan dunia komunikasi masa depan?

Sehubungan dengan perkembangan komunikasi dengan new media menjadi kajian perubahan dalam menuju keseriusan aspek-aspek dunia komunikasi masa depan. Dengan kata lain para pakar-pakar komunikasi memikirkan bagaimana lanjutan dunia komunikasi kedepannya. Oleh Karena itu, para pakar dari teknologi terus menciptakan temuan telematika.

Selanjutnya, Perubahan-perubahan kumunikasi selalu dipengaruhi oleh hal-hal baru di masyarakat dan menciptakan suatu keadaan yang berbeda dengan keadaan sebelumnya dalam sistem komunikasi. Jadi, pada kondisi komunikasi lama terdapat perbedaan, kemudian pada silih waktu berganti. Maka ihwal seperti ini akan melahirkan perbahan komunikasi.

Seiring itulah, berbagai macam berita-berita tidak jelas akan membabi-buta dunia komunikasi yang selalu menghantui masyarakat. Terposting melalui media sosial seperti Whats App, line, facebook, dan lain sebagainya.

Mari sama-sama menoleh kepada komunikasi jaman dahulu, mendapat berita saja susah apalagi informasi yang bersifat hoax. Hanya bisa mendapatkan berita dari surat kabar, televisi, radio, yang sudah diseleksi terlebih dahulu.

Sekarang bandingkan dengan teknologi jaman sekarang yang sudah lebih canggih, tidak perlu susah-susah menulis, modern sudah ada smartphone untuk meng-update berbagai informasi pun sangat mudah. Sambil nongkrong bisa nulis apa saja tidak memperdulikan kaidah-kaidah jurnalistik.

Dari semua itu, bahwa untuk dunia komunikasi beberapa tahun kedepan dimungkinkan akan lebih anjlok, apabila komunikasi ini selalu dibaluti oleh hoax.

Apabila pemberdayaan dari berita yang tidak jelas muasalnya, dan meng-update data padahal belum tentu kejadiannya seperti itu. Dan belum tentu juga gambar yang ditampilkan adalah gambar yang berasal dari tempat kejadian. Pada saat kemajuan teknologi, dimana gambar sangat mudah di dapat dan mudah dimanipulasi, seharusnya membuat kita sadar dan tidak mudah terpengaruh dengan cara cara seperti itu. Karena kita juga bisa dengan mudah mengecek asal gambar dan mencari berita pembanding lainnya.

Maka untuk memperbaiki dunia komunikasi masa depan, haruslah kita menjauhi dari propaganda-propaganda berita yang terposting dari media sosial maupun lainnya. Gunanya mencegah hal-hal yang tidak senonoh.[]

Penulis merupakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Konsentrasi Jurnalistik.