Home / ACEH / Menanti Sikap Politik Golkar di Pilkada Aceh 2017

Menanti Sikap Politik Golkar di Pilkada Aceh 2017

 Partai Golkar

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pendaftaran Bakal Calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 lewat jalur partai politik tinggal menghitung hari. Tiga kandidat dari jalur parpol dipastikan akan bergabung dengan kandidat lainnya dari jalur perseorangan (independen). Arena pun sudah menanti kehadiran mereka untuk bertarung di Pilkada 2017 mendatang.

Dari jalur perseorangan, kandidat yang sudah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) dan dipastikan akan sampai ke arena pertarungan yakni pasangan AZAN (Zaini Abdullah-Nasaruddin), ZAKAT (Zakaria Saman dan T Alaidinsyah) dan Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab.

Sementara dari partai politik siap mengantarkan tiga pasangan terbaik mereka, yaitu Muzakir Manaf-TA Khalid yang diusung oleh Partai Aceh, Gerindra, PAN dan PKS, kemudian pasangan Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah yang diusung Partai Demokrat, PNA, PDA dan PKB, dan terakhir adalah pasangan Tarmizi Karim-Zaini Djalil yang diusung Partai NasDem, PPP dan PKPI.

Diantara kandidat ini nantinya juga akan didukung oleh Partai PDI-P dan Partai Hanura. Meski kedua partai ini tidak memiliki kursi di DPR Aceh, namun dipastikan setiap kandidat menantikan kehadiran kedua partai ini kepelukan mereka. Setidaknya bergabungnya kedua partai ini akan menambahkan percikan semangat dan kepercayaan diri kandidat dikarenakanan PDI-P dan Hanura adalah dua partai yang berpengaruh di koalisi pemerintahan Kabinet Jokowi-JK.

Terlepas dari itu, ada satu partai yang saat ini terus menjadi pembicaraan dikalangan masyarakat Aceh, khususnya para politisi dan pengamat politik, yaitu keberadaan Partai Golkar yang sampai saat ini masih tanda tanya. Kemana Golkar akan melabuhkan dukungannya?.

Sempat dihebohkan akan mengusung pasangan Mualem-TA Khalid, namun baru-baru ini telah senter beredar isu bahwa partai berlambang pohon beringin itu akan mengarahkan dukungannya ke Tarmizi Karim-Zaini Djalil. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari partai penguasa orde baru itu.

Meski ketiga kandidat yang maju lewat parpol secara kursi di DPR Aceh sudah mencukupi dan bahkan melebihi seperti yang telah ditetapkan KIP, namun kehadiran Partai Golkar ke tengah-tengah mereka rasanya juga sangat dinantikan. Setidaknya kehadiran Partai penyumbang kursi kedua terbanyak di DPR Aceh ini akan memberi warna dalam peroleh suara kandidat, ditambah lagi keberadaan Partai Golkar saat ini yang sudah masuk dalam kabinet pemerintahan.

Namun demikian, hingga masa batas pendaftaran hanya tinggal sebulan lagi, Partai Golkar belum kunjung menentukan sikap politiknya. Banyak persepsi yang dialamatkan ke partai besutan Setya Novanto ini. Ada yang menyebutkan Golkar masih diselimuti kegalauan, ada juga yang menilai Golkar sedang merencanakan kejutan, atau bahkan tidak tertutup kemungkinan Partai Golkar akan bernasib sama seperti halnya Pilkada tahun 2012 silam. Terlepas dari itu semua, yang pasti kehadiran Partai Golkar di pilkada 2017 sangat dinantikan oleh banyak pihak. []