Home / ACEH / Di Saat Emas Turun, Harga Telur Ayam Merangkak Naik

Di Saat Emas Turun, Harga Telur Ayam Merangkak Naik

Foto: Merdeka

Foto: Merdeka

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Sepekan usai lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah, harga pasar tidak stabil. Sebagian mengalami kenaikan dan sebagiannya menurun.

Seperti halnya harga emas beberapa hari lalu, di saat memasuki musim nikah harganya pun melambung tinggi hingga membuat risau masyarakat. Namun tidak lama bertahan, akhirnya emas kembali turun secara perlahan.

Berbeda ceritanya dengan telur ayam yang merupakan salah satu kebutuhan pokok selalu menjadi incaran setiap masyarakat. Harganya mulai merangkak naik sejak hari Kamis 21 Juli 2016, sebagaimana pengakuan Muhammad salah seorang pedagang sembako di Punge, Banda Aceh. Jumat, 22 Juli 2016.

Hal tersebut dikarenakan persediaan telur sudah mulai berkurang, sebelumnya padahal telur ayam berada pada posisi harga rendah. Dari harga Rp. 35.000 per papan naik menjadi Rp. 38.000 per papannya.

Memang kenaikan hanya berkisar Rp. 3.000 saja, namun diprediksikan harga tersebut akan terus berada diposisi atas. Karena tahun-tahun sebelumnya juga sudah pernah terjadi hal yang sama.

“Setiap dua minggu usai Idul Fitri, harga telur mulai naik hingga akhir tahun”, ujar Muhammad.

Ia menambahkan, meskipun harganya sedikit naik permintaan masyarakat tetap besar. Apalagi masyarakat Aceh termasuk salah satu daerah dengan tingkat konsumsi telur terbanyak di Indonesia.

Sementara itu harga sembako lain seperti gula masih bertahan pada Rp. 18.000-Rp.20.000 perkilogram, minyak goreng dijual Rp. 12.000 per kilogram, begitupun halnya dengan harga bumbu dapur seperti bawang merah peking Rp. 20.000 per kilogram, bawang merah Aceh Rp. 40.000 per kilogram, bawang putih Rp. 35.000 per kilogram.

Selanjutnya harga kentang masih dibanderol dengan harga Rp. 16.000 per kilogram, wortel Rp. 14.000 per kilogram. Hal yang sama juga berlaku pada harga tomat yang hanya dijual Rp. 5.000 perkilogram, serta cabai merah Rp. 28.000 per kilogram.

REPORTER : MAKSALMINA