Home / ACEH / Inilah Titik-titik Penghalang Gajah di Aceh Timur

Inilah Titik-titik Penghalang Gajah di Aceh Timur

Seekor gajah yang ditemukan mati di kawasan Bandar Alam, Aceh Timur, Minggu 17 April 2016. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Pembuatan barier (pembatas) untuk meredam intensitas konflik gajah dengan manusia yang makin sering terjadi di Aceh Timur telah mulai dilaksanakan.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Aceh Timur, Iskandar, mengatakan, penghalang itu dikerjakan dengan spesifikasi lebar 4 meter dan kedalaman 5 meter.

“Sepanjang barier (pembatas) nanti akan ditanami jenis tanaman yang tidak disukai oleh gajah, seperti jeruk lemon yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi,” ujar Iskandar di sela sela Acara Pencanangan Pembuatan Barrier Gajah di Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Selasa 24 Mei 2016.

Lebih lanjut Iskandar menjelaskan, bahwa pembuatan barier gajah yang akan dilaksanakan nanti sepanjang 48,9 KM dengan rincian trase sebagai berikut :

1. HGU PT. Atakana – Pegunungan Ateung Peureulak, sepanjang 5,37 KM.
2. Batas HGU PT. Atakana – HGU PT. Dwi Kencana Semesta – Batas HGU PTPN 1 Julok Selatan, sepanjang 15,51 KM.
3. Batas HGU PT. Dwi Kencana Semesta – HGU PTPN 1 – Batas HGU PT. Tualang Raya, sepanjang 7,76 KM.
4. HGU PT. Tualang Raya – Batas Kab. Aceh Timur (Kr. Jambo Aye), sepanjang 6,69 KM.
5. SP VI Peunaron – Arah Kecamatan Serbajadi, sepanjang 4,00 KM.
6. Pegunungan Ateung Peureulak – SP VI, sepanjang 8,76 KM.

“Pembuatan barier (pembatas) gajah ini merupakan pembuatan tahap pertama, dan untuk tahap kedua nanti direncanakan pembuatan dengan trase CRU Serbajadi-Lokop-Peunaron,” jelas Iskandar. []

(Baca Juga: Barrier Gajah; Cara Aceh Timur Cegah Konflik Gajah dengan Manusia )

REPORTER: ZAMZAMI ACEH