Home / ACEH / Dewan Optimis Bank Aceh Syari’ah Launching Agustus 2016

Dewan Optimis Bank Aceh Syari’ah Launching Agustus 2016

IMG_4302

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Meskipun banyak rintangan yang didapat dalam tahapan konversi Bank Aceh ke Syari’ah, berbagai upaya tetap dilakukan oleh segenap pihak yang mendukung terbentuknya Bank Syariah milik pemerintah Aceh.
Sebagaimana disampaikan oleh Abdurrahman Ahmad selaku Ketua Fraksi PKS-Gerindra DPRA yang memberikan materi pada acara Workshop “Kesiapan Bank Aceh Menuju Konversi ke Syariah,” yang dilaksanakan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Hotel 88 Banda Aceh, Selasa,19 Januari 2016.

“Kita masih menghadapi banyak tantangan, banyak pihak yang tidak senang dengan perubahan ini (dari bank konvensional ke syariah), dengan berbagai alasan,” sebut Abdurrahman.

Namun meskipun demikian, ungkapnya, kami dari DPRA sudah sepakat untuk terus melanjutkan perjuangan guna mengubah Bank Aceh menjadi Bank Syariah, karena Bank Aceh Syariah penting untuk masa depan ekonomi Aceh yang terbebas dari riba.

Lanjutnya, dengan pembentukan Bank Aceh Syariah dapat mendorong terwujudnya perekonomian Aceh yang islami, juga menjadi penggerak dan pendorongg pertumbuhan perekonomian Aceh.

Selain itu, adanya Bank Aceh Syariah juga dapat membina masyarakat dengan menonjolkan sifat-sifat kebersamaan yang selama ini belum diterapkan, serta mendorong terbukanya akses modal bagi para pelaku usaha mikro dan mendorong peningkatan pendapatan asli Aceh.

“Kita optimis di bulan agustus 2016 nanti Bank Aceh Syariah sudah di-launching dan mulai operasinya,” tutur Abdurrahman.

Ia menerangkan, upaya ini juga diperkuat dengan qanun nomor 9 tahun 2014 tentang pembentukan Bank Aceh Syariah. Meskipun qanun ini sudah pernah diusulkan untuk dicabut, namun DPRA hingga hari masih mempertahankannya, karena dengan qanun ini menjadi tolok ukur untuk terus mendesak pemerintah Aceh supaya terbentuknya Bank Aceh Syariah.

“Qanun ini resmi akan dicabut jika pelaksanaan Bank Aceh Syariah sudah berjalan lancar di bumi serambi mekkah ini,” tutup Abdurrahman.

REPORTER: MAKSALMINA